MANFAAT PERPUSTAKAAN MAYA (VIRTUAL LIBRARY)
MANFAAT PERPUSTAKAAN MAYA (VIRTUAL LIBRARY)
Manfaat perpustakaan maya sesuai Cisenga (2003) adalah sebagai berikut:
Penambahan koleksi lebih cepat dengan kualitas lebih baik;
Dapat mempercepat akses sehingga informasi yang dibutuhkan dapat segera dimiliki dan dimanfaatkan oleh pengguna;
Lebih bebas dan dapat memotong mata rantai administrasi untuk memperoleh informasi;
Dapat di akses dimana saja,kapan saja asal ada computer yang terkoneksi dengan jaringan;
Pengguna dapat mengakses bukan hanya dalam format cetak tetapi juga dalam format suara,gambar,video, dan lain-lain.
Disamping itu Arms (2000),menyatakan manfaat lainnya dari perpustakaan maya,yaitu :
a) Perpustakaan maya membawa perpustakaan ke pengguna.
Untuk memanfaatkan perpustakaan memerlukan akses. Cara lama,pengguna harus datang ke perpustakaan. Di perguruan tinggi,untuk menuju ke perpustakaan memerlukan waktu beberapa menit,tetapi tidak semua civitas akademika tinggal dekat perpustakaan. Perpustakaan maya membawa informasi ke meja pengguna baik di tempat kerja maupun di rumah. Hal ini mempermudah untuk memanfaatkan perpustakaan dan sudah barang tentu dapat meningkatkan pemanfaatannya. Dengan membawa perpustakaan maya di atas meja,pengguna tidak lagi harus datang ke gedung perpustakaan. Jadi perpustakaan maya selalu ada di computer jika telah ada koneksi dengan jaringan.
b) Computer dapat dimanfaatkan untuk mengakses (access) dan mencari/merawak (browsing).
Komputer dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi. Dokumen kertas memang enak dan nyaman untuk dibaca, tetapi mencari informasi yang disimpan didalamnya dapat menyulitkan. Walaupun banyak alat-alat penelusur dan keterampilan pustakawan,tetapi untuk memanfaatkanyang besar sungguh merupakan sebuah tantangan besar pula. Kenyataannya bahwa perpustakaan tradisional masih dimanfaatkan karena perpusstakaan membuat orang nyaman untuk dapat menemukan informasi secara kebetulan, karena pembaca terjebak dalam tumpukan informasi yang tidak terduga manfaatnya. Untuk mencari informasi dengan computer lebih mudah daripada menggunakan metode manual. Komputer sangat bermanfaat khususnya untuk tugas referensi yang meliputi akses informasi dari sumber satu ke sumber yang lain.
c) Informasinya dapat di-sharing
Perpustakaan mengandung informasi yang khusus. Pustakawan harus menempatkan informasi tersebut dalam jaringan, sehingga tersedia untuk di akses oleh setiap orang. Banyak perpustakaan maya atau publikasi elektronik dikembangkan pada satu tempat, tetapi beberapa salinan diletakkan pada tempat-tempat yang strategis di seluruh dunia. Dengan demikian, mudah dan cepat untuk di akses oleh semua orang yang berada di seluruh belahan dunia. Hal ini merupakan kemajuan yang pesat disbanding dengan duplikasi yang mahal dari koleksi yang jarang dimanfaatkan. Atau koleksi khusus yang kurang bermanfaat,tetapi untuk mendapatkannya harus ke tempat koleksi itu disimpan.
d) Informasi yang ada mudah untuk diperbarui (di-update)
Hal yang penting dalam perpustakaan maya bahwa informasi harus terus menerus diperkini. Koleksi cetak tidak mudah untuk diperkini,sebab semua dokumen harus dicetak ulang. Semua salinan dari versi lama harus dilacak dan diganti. Memperkini informasi lebih mudah jika versi tersebut dalam bentuk digital dan disimpan pada server. Banyak perpustakaan menyediakan buku-buku referensi seperti ensiklopedia,direktori dalam bentuk online atau digital. Jika revisi ditrima dari penerbit,pustakawan hanya menginstal versi baru tersebut ke computer. Versi baru biasanya segera terbit dan tersedia untuk perpustakaan.
e) Informasi selalu tersedia sepanjang hari,sepanjang masa,sepanjang hayat.
Pintu perpustakaan maya selalu terbuka lebar. Sehingga pengguna dapat berkunjung setiap saat secara maya. Koleksi perpustakaan tidak pernah dibawa pulang oleh pembaca,atau salah tempat di rak. Koleksi perpustakaan maya tidak akan pernah keluar kampus. Sehingga cakupan koleksi bisa terus berkembang meretas batas tembok perpustakaan. Memang perpustakaan maya tidak sempurna,jika sistem computer gagal atau jaringan yang lamban. Namun, jika dibanding dengan perpustakaan tradisional,informasi yang tersimpan di perpustakaan maya lebih sering dapat dimanfaatkan pengguna kapanpun pengguna membutuhkannya.
f) Memungkinkan bentuk informasi baru
Perpustakaan tradisional pada umumnya menyimpan koleksi cetak. Namun,bentuk cetak tidak selalu cocok untuk menyimpan dan memancarkan informasi. Pangkalan data mungkin tidak cocok untuk menyimpan data sensus penduduk,sehingga dapat dengan mudah untuk dianalisis oleh komputer. Perpustakaan matematika,tidak dapat menyimpan tampilan matematika,seperti tampilan yang ada di kertas. Tetapi dapat mengubah symbol-simbol komputer yang dimanipulasi oleh program seperti mathematics atau maple.
Namun, apapun perbedaannya, setiap jenis perpustakaan melayani fungsi yang sama,yakni membantu masyarakat meraih dan memanfaatkan sebanyak mungkin pengetahuan dalam kehidupan mereka,agar dapat hidup lebih baik dari masa ke masa.
Manfaat perpustakaan maya sesuai Cisenga (2003) adalah sebagai berikut:
Penambahan koleksi lebih cepat dengan kualitas lebih baik;
Dapat mempercepat akses sehingga informasi yang dibutuhkan dapat segera dimiliki dan dimanfaatkan oleh pengguna;
Lebih bebas dan dapat memotong mata rantai administrasi untuk memperoleh informasi;
Dapat di akses dimana saja,kapan saja asal ada computer yang terkoneksi dengan jaringan;
Pengguna dapat mengakses bukan hanya dalam format cetak tetapi juga dalam format suara,gambar,video, dan lain-lain.
Disamping itu Arms (2000),menyatakan manfaat lainnya dari perpustakaan maya,yaitu :
a) Perpustakaan maya membawa perpustakaan ke pengguna.
Untuk memanfaatkan perpustakaan memerlukan akses. Cara lama,pengguna harus datang ke perpustakaan. Di perguruan tinggi,untuk menuju ke perpustakaan memerlukan waktu beberapa menit,tetapi tidak semua civitas akademika tinggal dekat perpustakaan. Perpustakaan maya membawa informasi ke meja pengguna baik di tempat kerja maupun di rumah. Hal ini mempermudah untuk memanfaatkan perpustakaan dan sudah barang tentu dapat meningkatkan pemanfaatannya. Dengan membawa perpustakaan maya di atas meja,pengguna tidak lagi harus datang ke gedung perpustakaan. Jadi perpustakaan maya selalu ada di computer jika telah ada koneksi dengan jaringan.
b) Computer dapat dimanfaatkan untuk mengakses (access) dan mencari/merawak (browsing).
Komputer dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi. Dokumen kertas memang enak dan nyaman untuk dibaca, tetapi mencari informasi yang disimpan didalamnya dapat menyulitkan. Walaupun banyak alat-alat penelusur dan keterampilan pustakawan,tetapi untuk memanfaatkanyang besar sungguh merupakan sebuah tantangan besar pula. Kenyataannya bahwa perpustakaan tradisional masih dimanfaatkan karena perpusstakaan membuat orang nyaman untuk dapat menemukan informasi secara kebetulan, karena pembaca terjebak dalam tumpukan informasi yang tidak terduga manfaatnya. Untuk mencari informasi dengan computer lebih mudah daripada menggunakan metode manual. Komputer sangat bermanfaat khususnya untuk tugas referensi yang meliputi akses informasi dari sumber satu ke sumber yang lain.
c) Informasinya dapat di-sharing
Perpustakaan mengandung informasi yang khusus. Pustakawan harus menempatkan informasi tersebut dalam jaringan, sehingga tersedia untuk di akses oleh setiap orang. Banyak perpustakaan maya atau publikasi elektronik dikembangkan pada satu tempat, tetapi beberapa salinan diletakkan pada tempat-tempat yang strategis di seluruh dunia. Dengan demikian, mudah dan cepat untuk di akses oleh semua orang yang berada di seluruh belahan dunia. Hal ini merupakan kemajuan yang pesat disbanding dengan duplikasi yang mahal dari koleksi yang jarang dimanfaatkan. Atau koleksi khusus yang kurang bermanfaat,tetapi untuk mendapatkannya harus ke tempat koleksi itu disimpan.
d) Informasi yang ada mudah untuk diperbarui (di-update)
Hal yang penting dalam perpustakaan maya bahwa informasi harus terus menerus diperkini. Koleksi cetak tidak mudah untuk diperkini,sebab semua dokumen harus dicetak ulang. Semua salinan dari versi lama harus dilacak dan diganti. Memperkini informasi lebih mudah jika versi tersebut dalam bentuk digital dan disimpan pada server. Banyak perpustakaan menyediakan buku-buku referensi seperti ensiklopedia,direktori dalam bentuk online atau digital. Jika revisi ditrima dari penerbit,pustakawan hanya menginstal versi baru tersebut ke computer. Versi baru biasanya segera terbit dan tersedia untuk perpustakaan.
e) Informasi selalu tersedia sepanjang hari,sepanjang masa,sepanjang hayat.
Pintu perpustakaan maya selalu terbuka lebar. Sehingga pengguna dapat berkunjung setiap saat secara maya. Koleksi perpustakaan tidak pernah dibawa pulang oleh pembaca,atau salah tempat di rak. Koleksi perpustakaan maya tidak akan pernah keluar kampus. Sehingga cakupan koleksi bisa terus berkembang meretas batas tembok perpustakaan. Memang perpustakaan maya tidak sempurna,jika sistem computer gagal atau jaringan yang lamban. Namun, jika dibanding dengan perpustakaan tradisional,informasi yang tersimpan di perpustakaan maya lebih sering dapat dimanfaatkan pengguna kapanpun pengguna membutuhkannya.
f) Memungkinkan bentuk informasi baru
Perpustakaan tradisional pada umumnya menyimpan koleksi cetak. Namun,bentuk cetak tidak selalu cocok untuk menyimpan dan memancarkan informasi. Pangkalan data mungkin tidak cocok untuk menyimpan data sensus penduduk,sehingga dapat dengan mudah untuk dianalisis oleh komputer. Perpustakaan matematika,tidak dapat menyimpan tampilan matematika,seperti tampilan yang ada di kertas. Tetapi dapat mengubah symbol-simbol komputer yang dimanipulasi oleh program seperti mathematics atau maple.
Namun, apapun perbedaannya, setiap jenis perpustakaan melayani fungsi yang sama,yakni membantu masyarakat meraih dan memanfaatkan sebanyak mungkin pengetahuan dalam kehidupan mereka,agar dapat hidup lebih baik dari masa ke masa.
Komentar
Posting Komentar